
Jepara, 10 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama TNI secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (10/2/2026). Kegiatan pembukaan dimulai pukul 09.10 WIB hingga 11.00 WIB dan diikuti sekitar 450 peserta dari berbagai unsur.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar, S.M. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno, S.H., M.H., perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Jepara, Kepala DPUPR Jepara, Kasdim 0719/Jepara, jajaran OPD Kabupaten Jepara, Forkopimcam Kembang dan perwakilan Forkopimcam se-Kabupaten Jepara, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Upacara berlangsung khidmat dengan dukungan pasukan upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, karang taruna, Banser, Linmas, serta perwakilan pelajar MTS di wilayah Kecamatan Kembang. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Forkopimda Kabupaten Jepara oleh anak-anak sekolah dan Forkopimcam setempat, dilanjutkan dengan penampilan kesenian daerah.

Dalam laporan rencana pelaksanaan TMMD yang dibacakan oleh Pasiter Kodim 0719/Jepara disampaikan bahwa kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, berlokasi di Desa Balong, Kecamatan Kembang. Desa Balong dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang besar namun masih memerlukan dukungan pembangunan infrastruktur untuk pengembangan wilayah.
Sasaran TMMD meliputi kegiatan fisik berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang total 700 meter dengan variasi lebar dan ketebalan, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni. Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan dan sosialisasi terkait pembangunan, wawasan kebangsaan, bela negara, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Jepara menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi strategis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan. Melalui pendekatan perencanaan dari bawah ke atas, TMMD diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah. Ia juga menegaskan bahwa TMMD menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).
Usai upacara, Forkopimda Jepara melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi kegiatan TMMD, antara lain pelayanan UMKM, pelayanan administrasi kependudukan, kegiatan kesehatan dan donor darah, peninjauan rumah tidak layak huni, serta peninjauan pengecoran jalan yang dilanjutkan dengan pengecoran secara simbolis.
Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 selesai pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Program TMMD ini diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Balong melalui pembangunan fisik dan nonfisik yang berkelanjutan.