
Jepara, 23 April 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka dalam sebuah upacara yang digelar di Lapangan Desa Gelang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Rabu (22/4/2026) pukul 09.15 hingga 10.30 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” dan diikuti sekitar 200 peserta.
Upacara pembukaan dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, S.M., selaku inspektur upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jepara Witiarso Utomo, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, hingga para peserta upacara dari berbagai unsur.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Jepara menyampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Ia juga menegaskan bahwa program ini telah berjalan selama kurang lebih 45 tahun dan terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga nonfisik seperti peningkatan wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, dan bela negara. Ini merupakan kolaborasi strategis antara TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp33,2 miliar.

Adapun sasaran kegiatan di Desa Gelang meliputi pembangunan fisik berupa pembuatan jalan rabat beton sepanjang 556 meter dengan lebar 3 meter serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi terkait pembangunan, peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta pembekalan wawasan kepada masyarakat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis serta peninjauan sejumlah stand pelayanan masyarakat, seperti UMKM, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, perpustakaan keliling, hingga donor darah. Rombongan Forkopimda juga meninjau lokasi RTLH serta melakukan pengecoran jalan secara simbolis.
Pelaksanaan TMMD ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta mempercepat pemerataan pembangunan. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Program TMMD Kodim 0719/Jepara ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.