
Jepara, 13 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477 Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Sendratari Ratu Kalinyamat dan Prosesi Kirab Budaya Buka Luwur Makam Mantingan pada Kamis (09/04/2026) pukul 13.30 hingga 17.20 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Pendopo Kabupaten Jepara hingga Makam Astana Sultan Hadlirin Mantingan, Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, dengan mengusung tema “Kerja Tulus Mewujudkan Jepara Mulus”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Jepara H. Witiarso Utomo beserta istri, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar beserta istri, perwakilan Kajari Jepara, Dandim 0719/Jepara, Kapolres Jepara, Ketua DPRD Jepara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ketua Pengadilan Negeri Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara, Sekda Jepara, Kakan Kemenag Jepara, Camat Tahunan, Petinggi Desa Mantingan, serta diikuti oleh OPD, perwakilan camat se-Kabupaten Jepara, pengurus makam, dan masyarakat yang diperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pertunjukan Sendratari Ratu Kalinyamat yang menggambarkan nilai-nilai kepemimpinan dan perjuangan tokoh sejarah Jepara. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan kain luwur dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Jepara, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Selanjutnya, Bupati Jepara bersama Forkopimda dan rombongan mengikuti kirab budaya buka luwur menuju Balai Desa Mantingan. Setibanya di lokasi, dilakukan penyerahan kain luwur dari Bupati dan Wakil Bupati kepada Camat Tahunan dan Petinggi Desa Mantingan sebagai simbol pelestarian tradisi dan penghormatan terhadap leluhur.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Makam Sultan Hadlirin di Desa Mantingan. Di lokasi tersebut dilaksanakan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh KH. Muhammad Yahya, dilanjutkan dengan prosesi pergantian kain luwur pada makam Sultan Hadlirin, Ratu Kalinyamat, Raden Ayu Roro Binabar, Dewi Wuriyah, serta Syeh Abdul Jalil.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Jepara bersama Forkopimda melaksanakan sholat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan kegiatan ramah tamah bersama masyarakat. Setelah seluruh rangkaian selesai, rombongan meninggalkan kompleks makam sekitar pukul 17.20 WIB.

Kegiatan Buka Luwur Makam Mantingan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Jepara ke-477 yang sebelumnya juga telah diawali dengan kegiatan ziarah ke makam para leluhur. Peringatan Hari Jadi Jepara sendiri jatuh setiap tanggal 10 April.
Adapun tema yang diusung pada peringatan tahun ini, yaitu “Kerja Tulus Wujudkan Jepara Mulus (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius)”, mencerminkan semangat pengabdian seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Jepara yang sejahtera, berdaya saing, berwawasan lingkungan, serta religius.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara budaya tersebut.