
Jepara, 01 September 2025 – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro, digelar kegiatan Resik-Resik Tempat Ibadah di Klenteng Hok Tek Tong Kauman Jepara. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB dengan diikuti sekitar 50 orang peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Bupati Jepara Witiarso Utomo, S.E., Wakil Bupati Jepara H. Muh. Ibnu Hajar, S.M., Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., Kajari Jepara RA Dhini Ardhany, S.H., M.H., perwakilan Kapolres Jepara Kompol Karman, S.H., Kakan Kemenag Jepara Ahsan Muhyidin, S.E., M.M., Ketua MUI Jepara Dr. KH. Mashudi, M.Ag., Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara Ir. Sholih, M.M., Kepala Dinsospermades Jepara Edy Marwoto, A.P., M.M., jajaran OPD Jepara, serta personel Kodim 0719/Jepara, Polres Jepara, dan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di area Klenteng Hok Tek Tong. Suasana penuh kebersamaan tampak ketika seluruh peserta bergotong royong menjaga kebersihan rumah ibadah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo, S.E. menyampaikan rasa syukur atas nikmat dan kesehatan sehingga dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa resik-resik tempat ibadah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga wujud kepedulian, pengabdian, dan simbol kerukunan antarumat beragama. “Tempat ibadah adalah simbol persatuan, kerukunan, dan gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan bangsa. Mari kita jadikan kegiatan ini momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro. Menurutnya, kebersamaan dalam kegiatan sosial ini mencerminkan semangat Indonesia yang dibangun dari perbedaan. “Dengan resik-resik ini, harapannya semakin terjalin kekompakan sehingga Kabupaten Jepara senantiasa makmur, aman, dan kondusif,” ujarnya.
Kegiatan Resik-Resik Tempat Ibadah ini berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai persatuan, kegiatan ini juga meneguhkan semangat gotong royong dan toleransi di Kabupaten Jepara.