
Jepara, 17 Maret 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Jepara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi 2026” pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 16.30 s.d. 17.30 WIB di Lapangan Endra Dharmalaksana Polres Jepara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Jepara H. Dr. Agus Sutisna, S.H., M.H., kepala OPD terkait, para pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Jepara serta unsur terkait lainnya.
Peserta apel terdiri dari berbagai unsur, antara lain pleton Kapolsek jajaran, pleton perwira staf Polres Jepara, pleton Kodim 0719/Jepara, pleton Sat Samapta dan Sat Pol Air Polres Jepara, pleton Sat Lantas, pleton gabungan staf dan Polsek jajaran, pleton gabungan Reserse, Intel dan Narkoba, pleton Satpol PP Kabupaten Jepara, pleton Dinas Perhubungan, pleton Dinas Kesehatan, pleton BPBD, pleton RAPI, ORARI, Senkom serta Pramuka Kwarcab Jepara.
Rangkaian kegiatan apel diawali dengan masuknya komandan apel yang mengambil alih pasukan, dilanjutkan laporan perwira apel kepada pimpinan apel. Selanjutnya pimpinan apel yang terdiri dari Bupati Jepara, Kapolres Jepara dan Dandim 0719/Jepara memasuki lapangan apel dan menerima penghormatan pasukan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan, penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel, penyampaian amanat pimpinan apel, pengumuman hasil lomba AI, pembacaan doa, laporan akhir komandan apel, penghormatan pasukan, foto bersama serta penutup. Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan bermotor dinas roda dua dan roda empat oleh unsur Forkopimda.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana serta wujud sinergitas lintas sektor dalam rangka mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H agar berjalan aman, tertib dan lancar.

Disampaikan pula bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada masa lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu diperlukan kesiapsiagaan seluruh personel guna mengantisipasi potensi kepadatan arus mudik maupun arus balik.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan. Secara nasional juga disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan dan 343 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.
Selain fokus pada pengaturan arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, personel pengamanan juga diminta untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar maupun konflik antar kelompok, serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Aparat juga diimbau untuk mendata rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil operasi kepolisian sebanyak 2.920 botol dan 2.375 liter dari berbagai merek.
Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Candi 2026” di wilayah hukum Polres Jepara akan berlangsung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Selama pelaksanaan kegiatan apel gelar pasukan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.