
Jepara, 17 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar kegiatan Pasar Murah dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M bertempat di SCJ (Shopping Center Jepara). Kegiatan ini diselenggarakan guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Idul Fitri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, S.M., Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Jepara H. Dr. Agus Sutisna, S.H., M.H., staf ahli bupati, para asisten dan kepala OPD terkait, peserta stand serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut terdapat sebanyak 18 stand yang terdiri dari stand fasilitasi Pemerintah Kabupaten Jepara, stand subsidi mandiri serta stand non subsidi dengan harga khusus. Pada stand fasilitasi pemerintah di antaranya diikuti oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Jepara, Bhayangkari Polres Jepara, Persatuan Istri Anggota DPRD Kabupaten Jepara, Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0719 Jepara, Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiah Jepara dan Muslimat NU Cabang Jepara.

Sementara pada stand subsidi mandiri diikuti oleh Bank Jateng Cabang Jepara, PT BPR BKK Jepara (Perseroda), Hiswana Migas Jepara, Kadin Jepara, Himki Jepara, BPJS Ketenagakerjaan Jepara, BPR Nusamba Pecangaan serta PT HWI. Adapun pada stand non subsidi dengan harga khusus diikuti oleh Bulog, Indofood, Prima Food, Kelompok Wanita Tani binaan DKPP serta Badan Usaha Milik Petani.
Pada kegiatan tersebut disediakan paket sembako sebanyak 2.198 paket yang masing-masing berisi beras 2 kilogram, minyak goreng 800 mililiter, gula 1 kilogram dan telur 1 kilogram. Harga normal komoditas dalam paket tersebut apabila dijumlahkan mencapai Rp90.000, dengan rincian gula pasir Rp18.000, telur ayam Rp28.000, minyak goreng 800 mililiter Rp17.000 dan beras 2 kilogram Rp27.000. Namun dalam kegiatan pasar murah tersebut paket sembako dijual kepada masyarakat dengan harga Rp65.000 per paket sehingga terdapat subsidi sebesar Rp25.000 untuk setiap paket.
Dengan jumlah paket sebanyak 2.198 paket, total kebutuhan komoditas yang disediakan meliputi beras sebanyak 4.396 kilogram, minyak goreng 1.754 liter, gula 2.198 kilogram serta telur 2.198 kilogram.
Selain paket sembako, pemerintah juga memberikan subsidi harga untuk komoditas hortikultura antara lain cabai merah yang semula seharga Rp40.000 per kilogram menjadi Rp25.000, cabai rawit dari Rp65.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, bawang merah dari Rp41.000 menjadi Rp20.000 per kilogram serta bawang putih dari Rp37.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Sebanyak 500 paket sembako didistribusikan menggunakan kupon yang dibagikan melalui Dinsospermasdes serta kepada petugas penyapu jalan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara, sementara paket lainnya dijual kepada masyarakat umum tanpa menggunakan kupon.
Dalam kegiatan tersebut juga disediakan stand pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat serta penjualan mi instan dengan harga khusus yang difasilitasi oleh Indofood. Selain itu, Kelompok Wanita Tani binaan DKPP turut menampilkan berbagai produk olahan hasil produksi kelompok sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selama berlangsungnya kegiatan pasar murah tersebut, situasi terpantau berjalan aman, lancar dan tertib serta mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.