
Jepara, 17 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Jepara secara resmi meluncurkan Pelaksanaan Operasional Unit Dapur Sekolah Pemberi Pangan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Mandiri di Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Acara yang digelar pada Rabu pagi dihadiri oleh sekitar 75 peserta dari berbagai unsur Forkopimda, OPD, lembaga pendidikan, serta tokoh masyarakat.
Launching ini menjadi bagian dari program nasional pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN), dalam upaya meningkatkan kualitas generasi bangsa melalui pemenuhan gizi anak usia sekolah dan pesantren, serta ibu hamil dan balita. Program ini merupakan tindak lanjut dari visi besar Presiden RI dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia sejak dini.
Dalam sambutannya, Kepala SPPG 007 Jlegong, Vadila Oktaviana, menyampaikan bahwa pada tahap awal program ini telah menjangkau sebanyak 2.130 penerima manfaat dari jenjang pendidikan TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs di wilayah Desa Jlegong. Ia berharap program MBG ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan fisik dan daya pikir anak-anak.

Perwakilan Dandim 0719/Jepara, Kapten Inf. Ngadino, menekankan bahwa saat ini baru terdapat enam dapur SPPG aktif di Kabupaten Jepara dari total target 102 dapur yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan masih rendahnya realisasi program yang baru mencapai 15,6% dari target nasional. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program ini sangat penting karena banyak siswa yang belum mendapatkan sarapan bergizi sebelum berangkat ke sekolah.
Sementara itu, sambutan Bupati Jepara yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan SDM, Rini Patmini, AP, menegaskan bahwa program MBG ini sejalan dengan visi misi pembangunan daerah, yakni “Jepara MULUS” (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Pemerintah daerah berkomitmen untuk merangkul para donatur dan elemen masyarakat guna mempercepat pencapaian target program, mengingat saat ini baru 5,6% siswa yang menerima manfaat MBG.
“Program ini bukan sekadar memberi makan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi cerdas dan sehat menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Acara launching juga ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis, peninjauan fasilitas dapur, penyiraman kendaraan pelayanan, dan penyerahan simbolis MBG di MTs Negeri 2 Jlegong. Di sekolah tersebut, rombongan disambut hangat oleh para guru dan siswa yang turut mempersembahkan pertunjukan tari tradisional.
Dalam pesannya kepada siswa, perwakilan Bupati Jepara menyampaikan bahwa makanan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda. Anak-anak diminta untuk mensyukuri dan memanfaatkan program ini sebaik mungkin untuk mendukung tumbuh kembang serta proses belajar mereka.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Jepara berharap melalui program ini, kualitas SDM lokal dapat ditingkatkan secara merata sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.