
Jepara, 17 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Jepara menyelenggarakan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tingkat Kabupaten Jepara tahun 2025 di Gedung Wanita Jepara. Kegiatan yang berlangsung (16/07/2025) ini mengusung tema Harganas “Dari Keluarga Untuk Indonesia Maju Mewujudkan Jepara Makmur Unggul Lestari Religius” dan tema HAN “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan tamu undangan dari berbagai unsur, di antaranya Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, S.M., yang mewakili Bupati Jepara, Wakapolres Jepara Edy Sutrisno, S.H., M.H., Danramil 01 Jepara Kapten Inf. Taufiq Mawardi, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Jepara, Pengadilan Negeri Jepara, BKKBN Provinsi Jawa Tengah, OPD, Camat, Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit, kader KB, dan masyarakat umum. Tak ketinggalan, anak-anak PAUD/TK beserta orang tuanya turut memeriahkan acara.
Kegiatan dimulai dengan peninjauan berbagai stan dan aktivitas, termasuk Gebyar Mewarnai Hari Anak Nasional 2025 yang diikuti oleh 100 anak PAUD/TK, stan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), hingga arena permainan edukatif anak.
Beragam penampilan dari anak-anak turut memeriahkan acara, mulai dari tarian, teatrikal forum anak dan forum genre, hingga pembacaan suara anak Jepara. Dalam laporan penyelenggara, Kepala DP3AP2AP Kabupaten Jepara Muh. Ali, S.Kep., Ns., M.MKes., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan serta membangun kesadaran tentang pentingnya peran keluarga dan anak dalam pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, serta anak-anak sebagai aset masa depan yang harus dilindungi dan diberdayakan. Ia juga menyoroti berbagai tantangan ketahanan keluarga di Jepara, seperti meningkatnya angka perceraian, permohonan dispensasi kawin, kekerasan terhadap anak, serta kehamilan remaja yang berdampak pada stunting dan KDRT.
“Angka-angka tersebut adalah cerminan bahwa ketahanan keluarga kita sedang diuji. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menjaga anak-anak kita dari dampak negatif perkembangan zaman, termasuk pengaruh buruk teknologi digital,” ujarnya.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan, seperti Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Kampung KB, serta berbagai kegiatan yang mendukung pencegahan stunting dan perlindungan anak.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba IMP, Duta Genre, PIK-R, SSK, dan RDK. Sepanjang kegiatan, acara berlangsung aman dan tertib dengan dukungan pengamanan dari jajaran Polres Jepara, Polsek Jepara Kota, Koramil 01 Jepara, serta Linmas setempat.
Melalui peringatan Harganas dan HAN 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap dapat mempererat semangat kebersamaan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mempersiapkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.