
Jepara, 30 Maret 2026 – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara dengan umat Hindu yang digelar pada Jumat, 27 Maret 2026, pukul 08.45 hingga 09.50 WIB di Aula Pura Darma Loka, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 orang dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, perwakilan Dandim 0719/Jepara, perwakilan Kapolres Jepara, perwakilan Ketua DPRD Jepara, Sekda Jepara Ary Bachtiar, Kepala Kemenag Kabupaten Jepara, Ketua PHDI Jepara Ngarbianto, para asisten Setda, pimpinan OPD, serta masyarakat Pura Darma Loka dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua PHDI Jepara Ngarbianto yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran jajaran Forkopimda. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi kehormatan dan bentuk perhatian pemerintah kepada umat Hindu di Jepara. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi yang telah dilaksanakan, seperti bakti sosial, bersih-bersih pura, pembagian takjil dan sembako, hingga donor darah yang mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Selain itu, kegiatan Melasti yang dilaksanakan di Pantai Bandengan sebelum memasuki Catur Brata Penyepian juga berlangsung dengan penuh toleransi, mengingat pelaksanaannya berbarengan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri. Ia menambahkan, puncak perayaan Nyepi berupa Darma Santi direncanakan akan digelar di Pendopo Kabupaten Jepara.
Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari umat Hindu. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Jepara.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena baru kali ini jajaran Forkopimda dapat hadir secara langsung di pura untuk memberikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi. Menurutnya, Desa Plajan telah dikenal sebagai contoh wilayah dengan tingkat toleransi yang tinggi, terutama karena perayaan Nyepi dan Idul Fitri yang berlangsung beriringan dapat dijalankan dengan penuh saling menghormati.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan adanya program “Jumat Berangkat” yang diinisiasi pemerintah daerah, yaitu kegiatan silaturahmi dengan masyarakat melalui kunjungan ke berbagai tempat ibadah lintas agama. Program ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam mewujudkan Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keharmonisan antarumat beragama.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Silaturahmi ini menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkokoh hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Jepara dengan seluruh umat beragama, sekaligus memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.