
Jepara, 02 Maret 2026 – Bertempat di Pendopo RA Kartini Jepara, telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan Santunan 1.000 Anak Yatim dari PT. Sukun dengan tema “Jaga Lisan, Jaga Perbuatan”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program santunan 10.000 anak yatim yang digelar PT. Sukun di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, SM., Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., perwakilan Ketua DPRD Jepara, perwakilan Kapolres Jepara, perwakilan Dandim 0719/Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara, perwakilan Kakan Kemenag Jepara, Ketua Yayasan Sukun, jajaran manajemen PT. Sukun, Ketua Lazismu, Ketua PC Lazisnu Kabupaten Jepara, pimpinan OPD Jepara, anak-anak yatim, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jepara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan-sambutan.
Dalam sambutannya, Manajer Distribusi PT. Sukun Wartono Indonesia, H. Helmy Tas’an Wartono, menyampaikan salam hormat kepada Forkopimda, para tamu undangan, dan seluruh anak yatim yang hadir. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa serta harapan agar seluruh pihak diberikan kesehatan dan keberkahan.

Disampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun ke-9 pelaksanaan kegiatan santunan sebagai wujud amanah dari pendiri PT. Sukun, almarhum Wartono, dengan falsafah “Urip Iku Urup” yang bermakna hidup harus memberi manfaat. Falsafah tersebut selaras dengan ajaran Islam bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Melalui program CSR, PT. Sukun menyalurkan santunan kepada total 10.000 anak yatim yang tersebar di Blora, Rembang, Pati, Jepara, Grobogan, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Demak, dan Kudus. Pihak perusahaan juga memohon doa, bimbingan, serta masukan agar dapat terus bertahan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan sehingga dapat hadir dalam acara santunan 10.000 anak yatim PT. Sukun Tahun 1447 Hijriah. Ia mengapresiasi konsistensi PT. Sukun yang sejak tahun 2018 telah menyelenggarakan kegiatan santunan di Jepara selama sembilan tahun berturut-turut.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi merupakan teladan bahwa perusahaan besar tidak hanya berbicara soal bisnis, melainkan juga tentang kepedulian dan hati nurani. Santunan ini dinilai sebagai bagian dari pembangunan daerah, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta kerja sosial yang nyata.
Kepada anak-anak yatim, Bupati berpesan agar tidak pernah merasa sendiri dan tetap semangat meraih cita-cita. Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi, melainkan harus menjadi kekuatan untuk belajar, berdoa, dan berusaha. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Sukun atas kontribusi nyata yang telah diberikan serta kepada Murianews sebagai pelaksana kegiatan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada 1.000 anak yatim, tausiyah, buka bersama dengan ta’jil, salat Maghrib berjamaah, makan malam dan ramah tamah, hingga penutup.