
Jepara, 2 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 17.40 hingga 19.50 WIB, bertempat di Balai Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, S.M., Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Ketua DPRD Jepara Dr. H. Agus Sutisna, S.H., M.H., serta Kapolres Jepara yang diwakili Kabag SDM Polres Jepara Kompol Karman, S.H., M.H. Turut hadir Sekda Kabupaten Jepara Ary Bachtiar, S.T., M.T., jajaran OPD Kabupaten Jepara, FKUB, MUI, Muspika Pakisaji, para kepala desa se-Kecamatan Pakisaji, tokoh-tokoh agama lintas iman, tokoh masyarakat Desa Plajan, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan doa lintas agama yang dipandu secara bergantian oleh tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, serta penghayat kepercayaan. Suasana khidmat terasa sepanjang doa bersama sebagai bentuk permohonan keselamatan dan keberkahan menjelang tahun yang baru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, S.M. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tokoh agama dan pemuka lintas iman yang telah hadir dan bersama-sama memanjatkan doa bagi Kabupaten Jepara. Ia menegaskan bahwa doa bersama ini merupakan wujud ikhtiar spiritual agar masyarakat Jepara senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai mara bahaya dan bencana di tahun 2026.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan doa bersama yang sederhana namun sarat makna ini menjadi simbol bahwa penutupan akhir tahun diisi dengan nilai-nilai spiritual dan harapan agar tahun yang dilalui dapat berakhir dengan baik. Memasuki Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jepara mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan suasana yang damai, penuh persatuan, dan kebersamaan guna mendukung pembangunan Kabupaten Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius.
Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan pentas hiburan yang semakin mempererat kebersamaan antar peserta. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Doa Bersama Lintas Agama ini dinilai sebagai sarana efektif dalam memperkuat toleransi, persatuan, dan kebersamaan antarumat beragama sekaligus menjadi upaya cooling system menjelang pergantian tahun. Kegiatan ini juga berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Jepara. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh agama guna memperkuat toleransi serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif pada berbagai momentum kegiatan masyarakat.