
Jepara, 12 Desember 2025 – Pembangunan Rumah Sakit Aisyiyah Siti Walidah Jepara resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara berlangsung di Jalan Shima No. 333, Kelurahan Pengkol, Jepara, mulai pukul 08.40 hingga 09.45 WIB, dengan diikuti sekitar 100 peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wachid, S.Sos., Kajari Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Ketua DPRD Jepara Dr. H. Agus Sutisna, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah dan Jepara, serta para tamu undangan.
Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, Mars Aisyiyah, dan Mars Jepara. Rangkaian berikutnya adalah pembacaan doa, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan laporan dari Direktur RS PKU Aisyiyah Jepara dr. Elfira Fawzia, Mars. Dalam laporannya, disampaikan bahwa rumah sakit ini dibangun sebagai RS tipe C dengan kapasitas 104 tempat tidur, terdiri dari 7 lantai dan semi-basemen, berdiri di atas lahan seluas 5,3 hektare, dengan masa pembangunan sekitar satu tahun. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dan berharap pembangunan berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi masyarakat Jepara.
Dalam sesi sambutan, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Jepara Umi Kulsum mengajak semua pihak untuk bersyukur dan mendukung penuh pembangunan rumah sakit ini. Ia berharap fasilitas kesehatan tersebut dapat menjadi amal usaha yang memberikan layanan kesehatan prima tanpa pengecualian, serta mendukung terwujudnya visi Kabupaten Jepara, yaitu Jepara Mulus.

Ketua PWM Jawa Tengah, dr. Tafsir, M.Ag., dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menekankan bahwa Muhammadiyah telah memasuki fase menjadi sosiopreneur. Ia menyebutkan bahwa perputaran dana rumah sakit Muhammadiyah mencapai lima triliun rupiah setiap tahun, namun masih banyak peluang yang dapat dioptimalkan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.
Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pembangunan RS Siti Walidah Jepara yang diharapkan menjadi ikon baru layanan kesehatan di Kabupaten Jepara. Beliau menekankan pentingnya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kompetensi tenaga kesehatan lokal dan berharap hadirnya kelas premium di rumah sakit tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk berobat di Jepara saja.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, S.Sos., menyampaikan komitmennya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah sakit tersebut. Ia juga mengumumkan dukungan berupa bantuan sebesar satu miliar rupiah. Selain itu, ia menyampaikan program Indonesia Pintar untuk hampir 17.000 siswa madrasah di wilayah Jepara. Ia berharap pembangunan rumah sakit dapat membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan perekonomian lokal dengan tetap menjunjung asas tepat waktu, tepat mutu, integritas, dan keselamatan kerja.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan RS Aisyiyah Siti Walidah Jepara. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.