
Jepara, 14 Agustus 2025 – Bertempat di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara dipenuhi semangat Pramuka dari berbagai tingkatan. Sekitar 200 peserta mengikuti Upacara Hari Pramuka Ke-64 Kwartir Cabang Jepara Tahun 2025 yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”. Upacara berlangsung pukul 07.40 hingga 08.30 WIB dengan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, S.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., Kajari Jepara RA. Dhini Ardhany, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Jepara AKP Uji Andi Haryono, S.H., M.H. yang mewakili Kapolres Jepara, Ketua PA Jepara Drs. Abdul Alim Zaelani, S.H., Sekda Jepara Ary Bachtiar, S.T., M.T., Kepala Kemenag Jepara Ahsan Muhyiddin, S.E., serta jajaran pimpinan OPD dan pengurus Kwarcab Jepara.
Rangkaian upacara meliputi laporan Ketua Kwartir Gerakan Pramuka, penghormatan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Dasa Darma dan Dwi Darma Pramuka, hingga penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada anggota yang berprestasi.

Dalam amanatnya, Wabup Muhammad Ibnu Hajar mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi. “Tema nasional Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa selaras dengan visi pembangunan daerah Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius,” ujarnya.
Wabup menekankan bahwa generasi muda menghadapi tantangan besar, mulai dari maraknya judi online, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga melemahnya semangat gotong royong. Untuk itu, ia mengajak Pramuka Jepara hadir sebagai solusi, membentuk generasi tangguh, berintegritas, cerdas digital, dan berjiwa nasionalis.
Ia juga mengapresiasi kiprah nyata Pramuka Jepara dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, bakti lingkungan, serta prestasi di berbagai lomba. “Jangan hanya bangga, tapi jadilah pelopor kegiatan positif di masyarakat, pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan wirausaha muda berbasis potensi lokal. Gunakan teknologi untuk menyebarkan konten positif dan menangkal hoaks,” tegasnya.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa, penghormatan kepada pembina upacara, dan pemberian santunan kepada siswa-siswi berprestasi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.